Wednesday, February 24, 2010

Membunuh Rasa Bosan di Kantor

Pas banget artikel dari Kompas ne buatku. Soalnya emang lagi bosan-bosannya di kantor. Berikut artikelnya

Karyawan baru biasanya identik dengan pribadi yang selalu bersemangat mengerjakan semua rutinitas pekerjaannya. Sementara karyawan lama justru kebalikannya. Alasannya mudah, yaitu timbulnya rasa bosan. Untuk "membunuh" rasa bosan di pekerjaan, beberapa hal di bawah ini dapat Anda simak. 


Pertama, kembangkan ide kreatif Anda. Selalu melakukan pekerjaan yang sama setiap hari tentu akan membuat Anda menjadi bosan. Agar tak bosan, kembangkan ide-ide brilian nan segar di kepala Anda. Jika ide tersebut hanya diendapkan, bisa-bisa orang lain yang akan melakukan ide tersebut lebih dulu.

Untuk mengatasinya, cobalah aplikasikan ide Anda melalui inisiatif di pekerjaan. Misalnya, jika selama Anda hanya terpaku pada data base klien yang lama, sudah saatnya berinisiatif membuat data base yang baru. Hal ini memang akan merepotkan dan menyita waktu cukup banyak, tetapi pikirkan efek positif yang akan Anda dapatkan nantinya.

Kedua, selalu berpikir dalam bekerja. Mungkin Anda merasa bosan karena mendapatkan pekerjaan terlalu banyak, sementara pekerjaan teman yang jabatannya sama lebih ringan. Terlalu memikirkan hal ini tentu akan membawa efek negatif di pekerjaan dan hubungan dengan teman kerja. Cobalah berpikir positif bahwa atasan percaya pada kemampuan Anda sehingga beban kerja Anda lebih banyak. 

Hal yang sama pun berlaku bagi Anda yang bosan bekerja karena merasa hanya menjadi "bagian kecil" di sebuah perusahaan. Menjadi bagian kecil dalam sebuah perusahaan besar dimulai dari pekerjaan yang kecil dulu. 

Ketiga, mintalah lebih banyak tugas kepada atasan. Rasa bosan biasanya muncul jika pekerjaan Anda telah selesai atau tidak ada pekerjaan sama sekali. Untuk mengatasinya, mintalah tugas tambahan kepada atasan. Agar tidak terkesan "mencari muka", Anda pun dapat membantu rekan kantor menyelesaikan pekerjaannya. Selain dapat mengatasi rasa bosan, hal ini pun akan membuat rekan kerja Anda merasa terbantu. 

Jika Anda membiasakan saling membantu pekerjaan dengan rekan kerja, ke depannya mereka akan melakukan hal yang serupa kepada Anda. Atau minimal ketika membutuhkan bantuan mereka, Anda tak perlu merasa sungkan lagi. 

(INO/Kompas Klasika)

No comments: