Monday, August 08, 2005

I Love Monday

Welcome my monday...

Minggu lalu telah banyak yang terjadi. Berbagai kejadian yang sempat membuatku terpukul dan jatuh sampai-sampai tidak bisa berpikir dengan akal sehat. Rasio tidak bisa berjalan sebagaimana mestinya dan membuatku melakukan hal-hal yang tidak sewajarnya. Dan hal itu malah membuat seseorang menjadi semakin tidak menyukaiku. Semoga dia mau memaafkan segala kekonyolanku kemarin-kemarin.
Kini aku sedang mencoba untuk berdiri kembali.
Meskipun pegangan yang selama ini kugenggam... telah terlepas. Dan meskipun akan terasa lebih berat, tapi tetap harus kujalani. Dan semoga... cara ini adalah yang terbaik yang dapat mengantar kepada keputusan yang tepat.

Disaatku hanya bisa berteriak dalam hati dan tak ada yg bisa mendengar, Dia mendengar dan kurasakan pelukan kasihNya. Disaat tanganku meraba-raba dan mencari pegangan, Dia ulurkan tanganNya dan menggapai jemariku. Dan disaat semua terasa gelap dalam pandanganku, Dia nyalakan dian yang dapat menerangi jalanku. Terima kasih atas kelembutan, kesabaran dan kebesaran hatiMu yang selalu menerimaku kembali meskipun sering kali kuberjalan melawan jalanMu. Engkaulah sahabat sejati yang selalu hadir saat kubutuhkan.
Terima kasih atas hangatnya mentari yang menyentuh kulitku, terima kasih atas udara segar yang masih mengaliri tubuhku, terima kasih atas hari yang bisa kulalui
I love this monday.
Semoga hari ini akan menjadi awal yang baik

Hmm... sebenarnya dah beberapa waktu yang lalu Sihyanti minta dipesanin transkrip nilai, tapi baru hari ini aku pesanin. Hehehe... sori Yan, wingi-wingi sibuk jhe. Hmm... ndak sibuk-sibuk banget sih, cuma belum ada waktu aja buat ke TP lagi. Tapi tadi udah kusempatin ke TP buat pesen transkrip, sekalian aku juga pesan buat diriku sendiri. Preparing aja, sapa tau cadangan di rumah ndak cukup buat besok. Setelah itu sempatin juga ke dinas Tenaga Kerja buat bikin Kartu Kuning. Hieheihiehie... akhirnya kesampaian juga dapat kartu itu. Ternyata cepet banget, ndak sampai sejam langsung jadi. Padahal dulu kata teman-teman, bikinnya lama soalnya antriannya panjang. Tapi ternyata ndak tuh, tadi aku masuk... nyerahin persyaratan... ngisi blangko... dapat deh kartunya. Gratis lagi!!!

Tinggal satu surat lagi yang harus didapetin, habis itu baru deh bisa mikir kapan ke Kebumen. Planingnya sih minggu ini, semoga tidak mundur supaya semua bisa cepat selesai

Sunday, August 07, 2005

Selepas Kau Pergi

Selepas kau pergi tinggallah di sini kusendiri
Kumerasakan sesuatu yang tlah hilang didalam hidupku
Dalam lubuk hatimu ku yakin kau pun sebenarnya
Tak ingin lepas dariku tahukah kau kini ku terluka

Bantu aku membencimu
Ku terlalu mencintaimu
Dirimu begitu berarti untuk ku
Kau telah mencinta dan dicinta ini
Tak adil bagiku hilangkah damba tinggalah hampa

Bantu aku membencimu
Ku terlalu mencintaimu
Dirimu begitu berarti untuk ku
Lupakanku dalam tidurmu
Yang pernah mencitaimu
Kau memang tercipta bukan untukku

Selepas kau pergi tinggallah disini ku sendiri
Ku merasakan sesuatu yang hilang di dalam hidupku

Thursday, August 04, 2005

UhuX

Mbak jangan pulang ya.
Riska nggak pengen Mbak pulang


Uhux.... jadi terharu pas baca isi surat itu. Yaah... antara terharu dan geli. Abis suratnya ditulis sama anak kecil kelas 1 SD. Wah... ndak nyangka tenyata ada yang terkesan dengan kehadiranku meskipun dia cuma anak kecil. Tapi bukannya yang keluar dari anak kecil itu masih sesuatu yang murni dan tulus.
Huhuhuhu.... Sayang aku ndak bisa lebih lama lagi di sana.
Maaf ya Ris, Mbak harus segera pulang.

Semalam tadi Mbak Fatimah telpon kalau seharian Riska nangis terus. Dia minta ketemu aku makanya semalam nelpon. Di telpon cuma bilang, "Mbak sudah sampai ya? Kapan ke tempat Riska lagi?"

Duuh... entah kenapa kok anak kecil itu bisa bikin aku trenyuh. Mungkin karena kata-kata itu keluar dari seorang anak yang sama sekali ndak kusangka akan mengatakannya. Hehehehe... lucu juga ah...
Ntar lama-lama juga akan lupa... kan masih anak-anak.